Minggu, 30 Juli 2017

Serunya membuat Kerajinan Kotak Tisu dari Lidi bersama Teman – Teman KKN UTM


                    Jumat 28 Juli kemarin ibu – ibu PKK Desa Lapa Daya melakukan kumpulan rutin seminggu sekali di Balai Desa Lapa Daya. Agenda minggu ini adalah membuat kerajinan kotak tisu yang terbuat dari lidi. Ide membuat kotak tisu dari lidi ini diprakarsai oleh adik – adik KKN dari Universitas Trunojoyo Madura. Acara diawali dengan rapat rutin dari jam 9 sampai jam 10 pagi. Kemudian dilanjutkan dengan praktek pembuatan kotak tisu dari lidi. Ibu – ibu terlihat sangat antusias melihat dan mencoba cara pembuatan kerajinan kotak tisu ini. 

Kerajnan ini nantinya akan dijual secara online oleh ibu – ibu. Penjualan secara online ini juga diajarkan oleh adik – adik KKN.  Kerajinan kotak tisu adalah kerajinan kedua yang terbuat dari lidi setelah sebelumnya piring dari lidi sudah diajarkan oleh adik KKN dari Al – Kharimih. 

Tidak hanya ibu – ibu yang mengikuti praktek ini, akan tetapi ada juga anak – anak yang ikut membuat kotak tisu lidi di Balai Desa. Sangat senang melihat generasi – generasi muda masih mau untuk membuat kerajinan sehingga kedepannya mereka dapat membangun Desa menjadi Desa yang lebih baik dan lebih maju dari segi perekonomian dan pariwisata. Untuk kalian nih yang mau lihat gimana sih hasil kerajinannya, bisa langsung aja follow Instagram Produk Desa Lapa Daya @lapadaya_72.

Salam #PesonaLapaDaya


Kompaknya Ibu – Ibu PKK se-Kecamatan Dungkek



            Rabu, 19 Juli 2017 ibu – ibu PKK berkumpul di Balai Desa Lapa Daya untuk melakukan pertemuan rutin satu bulan sekali. Acara dibuka dengan laporan kegiatan bulan Desa Lapa Daya, karena kebetulan bulan ini Desa Lapa Daya menjadi tuan rumah acara PKK se-Kecamatan Dungkek. Laporan Dibacakan oleh Ketua tim penggerak PKK Desa Lapa Daya Nyonya Hj. Kuswah Hasanah. Kemudian dilanjut sambutan oleh Ibu Nur Istiqomariyah Heru selaku ketua TP PKK se-Kecamatan Dungkek. Di tengah – tengah acara ibu Heru juga melakukan sosialisasi tentang dampak Narkoba, tidak hanya itu sosialisasi tentang cacar air dan rubela juga di sampaikan. Acara berjalan dengan ramai dan lancar karena ibu – ibu yang hadir terlihat sangat antusias, hal ini dapat dilihat dari banyaknya ibu – ibu yang bertanya saat sesi tanya jawab. Rencana perlombaan untuk ibu – ibu PKK se-Kecamatan juga di umumkan di pertemuan ini. Setelah semua itu, barulah Ibu Kiki selaku Sekertaris TP PKK Desa Lapa Daya dan teman – teman mempraktekkan cara membuat kerajinan Piring yang terbuat dari lidi. 

Saat proses pembuatan banyak sekali ibu – ibu yang maju kedepan untuk melihat cara pembuatan piring lidi ini. Kemudian acara di tutup dengan bacaan Doa. Dengan adanya perkumpulan seperti ini di harap dapat mempererat hubungan persaudaraan antar warga se-Kecamatan Dungkek. Yeaaayy …Salam #PesonaLapaDaya\(^A^)/

Kerupuk Puli Produk Lokal Desa




Krupuk puli merupakan produk lokal atau produk buatan rumahan (home industry) yang dimiliki dan dibuat sendiri oleh keluarga pak yasin dengan dibantu oleh para pekerjanya yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di Desa Lapa Daya. Pak Yasin sudah memproduksi krupuk Puli ini sejak 7 tahun yang lalu dan mendapat inspirasi dari ibu kiki yang pernah memproduksi krupuk Puli (istri bapak Sekdes).
 Krupuk Puli ini terbuat dari tepung tapioka 50 kg dan tepung terigu 25 kg, bawang putih yang sudah dihaluskan 1 kg, penyedap rasa (micin) 600 gr, terasi 1,5 kg dan bleng (obat untuk krupuk). Bahan-bahan tersebut dapat dibeli di toko-toko terdekat dan cara pembuatannya pun cukup mudah. Pertama sediakan air secukupnya. Lalu campur semua bahan menjadi satu dan dimasukkan kedalam air yang sudah disediakan hingga menjadi adonan krupuk. Adonan krupuk dibuat sedikit encer. Kemudian proses selanjutnya adalah merebus adonan dan dimasukkan kedalam cetakan hingga adonannya berbentuk lembaran-lembaran. Kemudian lembaran-lembaran tersebut ditumpuk dan dipotong kotak-kotak (bentuk dapat disesuaikan dengan selera). Selanjutnya potongan krupuk ditata pada alas yang berbentuk anyaman yang terbuat dari daun kelapa (dhe-ghideng). Setelah ditata pada dhe-gidheng, kemudian dijemur dibawah terik matahari selama 1 – 2 hari.
              Pemasaran dan pendistribusian krupuk puli ini sudah cukup luas; mulai dari desa-desa tetangga, kecamatan Dungkek dan luar kota, bahkan hingga ke luar pulau Madura. Proses pembuatan krupuk puli dilakukan setiap hari atau setiap dua hari sekali, tergantung pada jumlah pesanan dari pelanggan. Kebanyakan orang yang membeli kerupuk puli ini akan menjualnya lagi dalam keadaan yang sudah digoreng dan dikemas.. Omset yang didapat pak Yasin dalam sehari atau satu kali proses pembuatan krupuk puli kira-kira Rp. 300.000,- 
            Kalau kalian datang ke Desa Lapa Daya, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, jangan lupa untuk membeli atau sekedar mencicipi kerupuk puli ini.

Salam #PesonaLapaDaya

Jumat, 28 Juli 2017

Rapat Konsultasi TIM Pengerak PKK Desa Kecamatan Dungkek

Rapat konsultasi ibu ibu tim penggerak PKK desa se kecamatan Dungkek yang terjadi di balai desa Lapa Daya Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep hari Rabu tanggal 19 Juli 2017




Kamis, 27 Juli 2017

KKN UTM memberi Pengajaran pada Anak -anak Lapa Daya

Kedatangan Adik -adik KKN dari Universitas Trunojoyo Madura, selain melaksanakan kewajibannya dalam bentuk pengabdian terhadap pengembangan pertanian dan perekonomian masyarakat di Desa Lapa Daya, juga turut serta memberikan pengajaran kepada anak- anak yang ada di Desa Lapa Daya dalam bentuk les/bimbel dan dilaksanakan dirumah Bapak Sekretaris Desa.



SEMANGAT BELAJAR YA  !!!!

Program Mengajar di SDN Lapa Daya

Pendidikan dapat digunakan sebagai tolak ukur seberapa maju desa tersebut, untuk itu kami melakukan program mengajar
Mengajar adalah salah satu bentuk berbagi yang baik terutama dalam bidang ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, Kelompok KKN 72 Desa Lapa Daya kecamatan Dungkek kabupaten Sumenep memilih untuk menjadikan mengajar sebagai salah satu program kerja. 





About Lapa Daya

Lapa Daya

Kecamatan Dungkek merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Sumenep, Madura. Terletak di sebelah timur kota Sumenep dan terdiri dari 1...